SISTEM PEMANTAUAN KETINGGIAN AIR SECARA
REAL TIME BERBASIS MIKROKONTROLER
AT89C2051
download
LATAR BELAKANG
Musibah dan bencana alam yang banyak terjadi belakangan ini tidak hanya menyebabkan kerugian material saja, tetapi juga mengakibatkan banyaknya korban jiwa yang berjatuhan. Banyak cara untuk mengantisipasi dan meminimalisasi kerugian dan jumlah korban, salah satunya adalah dengan menerapkan berbagai alat pendeteksi yang digunakan sebagai referensi data maupun indikator dari suatu sistem peringatan dini, bila terjadi fenomena alam yang tidak biasa.
Saat ini terdapat banyak detektor yang digunakan sebagai indikator sistem peringatan dini untuk mendeteksi berbagai macam fenomena alam (fisik), seperti perubahan iklim dan cuaca (arah dan kecepatan angin, curah hujan, temperatur, dsb), kekuatan dan lokasi dari pusat gempa, aktivitas dari gunung berapi, ketinggian permukaan air, dan lain sebagainya.
Ketinggian permukaan air merupakan suatu parameter yang banyak dipantau dan dianalisa perubahannya, terutama pada musim dan keadaan tertentu. Hal ini berkaitan erat dengan banyaknya bencana alam yang mungkin disebabkan olehnya, seperti banjir, tsunami dan lain sebagainya. Selama ini pemantauan ketinggian air sungai yang dilakukan masih menggunakan alat-alat manual berupa skala ketinggian air yang diletakkan di pinggiran sungai/ jembatan. Hal ini memiliki keterbatasan terutama terhadap penumpukan sedimen di dasar sungai, sehingga
mengurangi akurasi dari pengukuran.
Mengingat akan pentingnya pemantauan terhadap ketinggian air sungai terutama pada daerah-daerah dengan tinggi daratan yang lebih rendah dari permukaan laut, penulis mencoba memberikan kontribusi dengan merancang dan membuat sistem pemantauan ketinggian air secara elektik yang dapat digunakan untuk memantau perubahan ketinggian air secara kontinyu dan real time. Dengan memanfaatkan sensor ultrasonik sebagai detektor guna mendeteksi jarak. Sensor ini bekerja berdasarkan prinsip pantulan gelombang suara, dimana sensor memancarkan
gelombang suara yang kemudian menangkapnya kembali dengan perbedaan waktu Sistem Pemantauan Ketinggian Air Secara Real Time Berbasis Mikrokontroler AT89C2051 sebagai dasar penginderaannya. Lamanya waktu yang diperoleh antara pancaran dan penerimaan kembali pantulan suara tersebut berbanding lurus dengan jarak yang diukurnya. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi suatu cara alternatif untuk memantau ketinggian air sungai/ waduk, guna mengantisipasi terjadinya bencana banjir.
Saat ini terdapat banyak detektor yang digunakan sebagai indikator sistem peringatan dini untuk mendeteksi berbagai macam fenomena alam (fisik), seperti perubahan iklim dan cuaca (arah dan kecepatan angin, curah hujan, temperatur, dsb), kekuatan dan lokasi dari pusat gempa, aktivitas dari gunung berapi, ketinggian permukaan air, dan lain sebagainya.
Ketinggian permukaan air merupakan suatu parameter yang banyak dipantau dan dianalisa perubahannya, terutama pada musim dan keadaan tertentu. Hal ini berkaitan erat dengan banyaknya bencana alam yang mungkin disebabkan olehnya, seperti banjir, tsunami dan lain sebagainya. Selama ini pemantauan ketinggian air sungai yang dilakukan masih menggunakan alat-alat manual berupa skala ketinggian air yang diletakkan di pinggiran sungai/ jembatan. Hal ini memiliki keterbatasan terutama terhadap penumpukan sedimen di dasar sungai, sehingga
mengurangi akurasi dari pengukuran.
Mengingat akan pentingnya pemantauan terhadap ketinggian air sungai terutama pada daerah-daerah dengan tinggi daratan yang lebih rendah dari permukaan laut, penulis mencoba memberikan kontribusi dengan merancang dan membuat sistem pemantauan ketinggian air secara elektik yang dapat digunakan untuk memantau perubahan ketinggian air secara kontinyu dan real time. Dengan memanfaatkan sensor ultrasonik sebagai detektor guna mendeteksi jarak. Sensor ini bekerja berdasarkan prinsip pantulan gelombang suara, dimana sensor memancarkan
gelombang suara yang kemudian menangkapnya kembali dengan perbedaan waktu Sistem Pemantauan Ketinggian Air Secara Real Time Berbasis Mikrokontroler AT89C2051 sebagai dasar penginderaannya. Lamanya waktu yang diperoleh antara pancaran dan penerimaan kembali pantulan suara tersebut berbanding lurus dengan jarak yang diukurnya. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi suatu cara alternatif untuk memantau ketinggian air sungai/ waduk, guna mengantisipasi terjadinya bencana banjir.

0 komentar:
Poskan Komentar
Silahkan Isi Komentar Anda, Tidak untuk Spaming!